Dunia berputar
Kita diharuskan mengikuti alur nya
Tak banyak pilihan
Selain terus berjalan dan bertahan
Di perjalanan,
Banyak diberi kejutan
Hal yang tak pernah terfikir
Menjadi sesuatu yang paling terukir
Lalu saat sedang menikmati tabir
Semesta mengambil
Memaksa kita untuk menerima takdir
Yang rasanya sungguh tak adil
Kenapa harus kau datang
Dan kenapa harus kau juga yang diambil?
Aku sempat bertanya pada semesta
Apakah kebingunganku adalah sesuatu yang indah?
Apakah menempatkan seseorang dalam hidupku
Membuatnya berarti
Lalu membuatnya pergi
Adalah kegemaran baru yang kau sukai belakangan ini?
Apakah air mataku
Bersama keikhlasan didalamnya
Begitu indah
Hingga rasanya
Aku mengalami lebih banyak kehilangan dari pada yang lainnya?
Mereka bilang, ini hanya lah permainan tentang menemukan.
Siapa yang terbaik
Dia yang bertahan.
Lalu jika tidak ada yang bertahan
Apakah itu artinya aku yang tak cukup baik?
Aku sadar lamunan ku akan terjawab oleh waktu
Namun bersabar tidak lah semudah itu
Bagaimana harus berdamai dengan luka dan fikiranku sendiri
Disetiap detik yang bergulir
Dan aku mati matian berusaha berdamai
Dengan mereka, yang di sebut takdir.
Aku sudah ditahap merelakan semua
Semua...
Bahkan apapun yang belum jadi miliku
Jadi, Jangan ajarkan arti kepergian
Karena aku sudah berteman dengan kehilangan
Lebih dari yang di bayangkan.
Mereka bilang,
Datang dan pergi adalah fase kehidupan
Ya, aku setuju.
Mungkin yang harus dilakukan
Hanyalah kuatkan hatimu
Sekuatnya
Sehingga begitu semesta mengambil sesuatu yang datang, untuk pergi
Kau sudah berteman dengan kerapuhanmu
Kau sudah belajar untuk menjahit lukamu sendiri
Walau tak mungkin tak merasa luka sama sekali
Setidaknya kau tidak sejatuh itu..
Sekali lagi
Kuatkan hatimu.
Hanya itu.
Kita diharuskan mengikuti alur nya
Tak banyak pilihan
Selain terus berjalan dan bertahan
Di perjalanan,
Banyak diberi kejutan
Hal yang tak pernah terfikir
Menjadi sesuatu yang paling terukir
Lalu saat sedang menikmati tabir
Semesta mengambil
Memaksa kita untuk menerima takdir
Yang rasanya sungguh tak adil
Kenapa harus kau datang
Dan kenapa harus kau juga yang diambil?
Aku sempat bertanya pada semesta
Apakah kebingunganku adalah sesuatu yang indah?
Apakah menempatkan seseorang dalam hidupku
Membuatnya berarti
Lalu membuatnya pergi
Adalah kegemaran baru yang kau sukai belakangan ini?
Apakah air mataku
Bersama keikhlasan didalamnya
Begitu indah
Hingga rasanya
Aku mengalami lebih banyak kehilangan dari pada yang lainnya?
Mereka bilang, ini hanya lah permainan tentang menemukan.
Siapa yang terbaik
Dia yang bertahan.
Lalu jika tidak ada yang bertahan
Apakah itu artinya aku yang tak cukup baik?
Aku sadar lamunan ku akan terjawab oleh waktu
Namun bersabar tidak lah semudah itu
Bagaimana harus berdamai dengan luka dan fikiranku sendiri
Disetiap detik yang bergulir
Dan aku mati matian berusaha berdamai
Dengan mereka, yang di sebut takdir.
Aku sudah ditahap merelakan semua
Semua...
Bahkan apapun yang belum jadi miliku
Jadi, Jangan ajarkan arti kepergian
Karena aku sudah berteman dengan kehilangan
Lebih dari yang di bayangkan.
Mereka bilang,
Datang dan pergi adalah fase kehidupan
Ya, aku setuju.
Mungkin yang harus dilakukan
Hanyalah kuatkan hatimu
Sekuatnya
Sehingga begitu semesta mengambil sesuatu yang datang, untuk pergi
Kau sudah berteman dengan kerapuhanmu
Kau sudah belajar untuk menjahit lukamu sendiri
Walau tak mungkin tak merasa luka sama sekali
Setidaknya kau tidak sejatuh itu..
Sekali lagi
Kuatkan hatimu.
Hanya itu.

:')
ReplyDeleteVirtual hug for you ❤️❤️
Delete