Aku pernah berfikir kamu adalah akhir perjalanan
Dan kamu mati-matian membuatku percaya
Bahwa kamu adalah
penyembuh luka
Tapi tidak sayang,
Nyatanya, kamu luka abadi yang begitu menyiksa
Bagaimana rasanya
Memakai topeng seakan pahlawan
Hanya untuk melihatku terpuruk di peti mati?
Membawakan bunga
Memberi simpati
Padahal kamulah dalang dalam permainan ini?
Bagaimana rasanya
Melihatku tenggelam
Dan kau ditepi
Melambai dengan penggantiku disisi
Yang kau temui
Saat aku berusaha sekuat tenaga tidak hilang akal di situasi ini?

Comments
Post a Comment